KPAI: UN Dihentikan

Publikasi - Berita KPAI

AddthisAddthis
Jakarta: Pelaksanaan ujian Nasional (UN) diminta dihentikan pada 2011 nanti. Alasannya, UN berdampak cukup serius bagi para siswa mulai dari ganggguan psikologis, mental, bahkan bunuh diri. Demikian diungkapkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Hadi Supeno di Jakarta, Sabtu (8/5).

Empat kali diselenggarakan, UN terus menuai kontroversi. Apalagi tingkat kelulusan UN tahun ini menurun dibanding tahun silam. Meski ada ujian pengulangan, namun stigma negatif bagi mereka yang gagal menjadi beban berat sebagian siswa [baca: Haru dan Kecewa di Pengumuman UN SMP].

Hasil UN tingkat SMP yang belum lama ini diumumkan terungkap, dari sekitar 3,5 juta siswa sebanyak =,73 persen tak lulus. Dengan tingkat ketidaklulusan tertinggi terjadi di =rovinsi Nusa Tenggara Timur. Sedangkan di DKI Jakarta, lebih dari sepertiga siswa SMP tak lulus UN. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Masalah ini ditanggapi serius kalangan Komisi X DPR sidang Pendidikan. Mereka menilai UN tak perlu diselenggarakan setiap tahun. tapi lima tahun sekali layaknya sensus penduduk.(AIS)

Sumber: Liputan 6

 

Comments  

 
0 #2 Adin 2010-06-15 14:37
Saya setuju UN dihentikan sebab selain berdampak psikologis terhadap anak juga UN tidak efektif karena hasil belajar/prestasi anak selama belajar bertahun-tahun kelulusannya hanya ditentukan oleh beberapa mata pelajaran saja, yang artinya pelajaran lainnya tidak berarti, kalau UN tetap dilaksanakan, ya sudah di sekolah itu jgn ada pelajaran lain selain yang di UN kan.
Quote
 
 
0 #1 dr.iis 2010-05-13 20:43
menurut sy tdk fair mnilai klulusan seorang anak sekolah slama 3th hanya dlm bbrapa jam.biar anak pintar bila sdg sakit saat ujian bs jadi tdk lulus.apalg sdh banyak korban psikis sampai bunuh diri.kembalikan sj spt dulu sistem ebta & ebtanas.stop un sblm mnambah byk korban anak2 kita..
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh