KPAI: 33 Anak Diperkosa Gara-gara Video Porno Ariel

Publikasi - Berita KPAI

AddthisAddthis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai peredaran video porno artis memberikan dampak negatif sangat besar. Puluhan anak diperkosa gara-gara pelaku terpengaruh video porno artis.

"Dari tanggal 14 Juni-23 Juni KPAI terima laporan 33 anak diperkosa umur antara 4-12 tahun," ujar Ketua KPAI Hadi Supeno kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (24/6/2010).

Menurut Hadi, video porno Ariel benar-benar sangat berdampak buruk bagi anak-anak. Sebab, kalangan muda, pelajar begitu mengidolakan artis tersebut.

"Sesuatu yang dikagumi akan daya tarik," imbuhnya.

Hadi menjelaskan, jumlah korban perkosaan terhadap anak-anak pasca keluarnya video porno Ariel begitu memprihatinkan. Para pelaku mengaku sebelum memperkosa, mereka menonton video Ariel.

"Yang melakukan 16-18 tahun. Seluruh pelaku yang tertangkap polisi mengaku terangsang setelah menyaksikan tayangan seks Ariel," ungkapnya. 

Sumber: Detik News

Comments  

 
0 #7 yuyu 2010-07-28 14:52
Saya sangat prihatin sekali dengan peristiwa ini ........ Dan sebagai bentuk perhatian dan keprihatinan saya akan hal tsb. Saya telah menulis buku berjudul SAVE OUR GIRL Tips ABG remaja putri terhindar perkosaan & pembunuhan. penerbit Inti Medina. Bisa didapatkan di toko buku terdekat....
Quote
 
 
0 #6 Guest 2010-07-23 21:53
Sikap KPAI ini seolah membela sang pelaku. Mengambil pelajaran dari negara lain, menuding pornograpi sebagai penyebab pemerkosaan justru membuat sipelaku (yang notabene orang yang paling bertanggung jawab )semakin leluasa berbuat untuk kemudian menyebut pornograpi sebagai alasan untuk berkelit, mereka seolah mendapat pembenaran yang justru datang dari KPAI. Seharusnya KPAI tidak gegabah mengeluarkan pernyataan.Jika KPAI mau belajar, pemerkosaan terhadap anak memiliki sebab yang sama dengan pemerkosaan perempuan pada umumnya, bahkan memiliki sebab yang sama dengan tindak kekerasaan lainnya.
Quote
 
 
0 #5 abdul hakim 2010-06-27 12:31
Ass,Wr, Wb. Kepada bapak Hadi Supeno
Pertama, saya sangat tidak setuju dengan pernyataan bapak bahwa merebaknya video yang di duga ariel, luna dan cut tari, bahwa pemerkosaan meningkat tajam, hingga ada 33 kasus.
Kedua. Bahwa menurunnya moral masyarakat sudah terjadi sebelum merebaknya issue video ariel, luna dan cut tari, sehingga saya beranggapan, sangat tidak bijak dan cenderung memvonis sesuatu yang sudah rusak sebelumnya, kepada ketiga orang tersebut, yang justru dinyatakan oleh sekapitas lembaga KPAI.
ketiga : Selayaknya KPAI menyarankan kepada pemerintah sebagai lembaga independen untuk menutup lebih dini situs2 porno dari pada ikut menghujat dan menghukum ketiga orang tersebut, lebih dari itu khusnya ariel dan cut tari yang mempunyai anak, justru harus menjadi perhatian KPAI untuk melindungi keturunannya dan generasi bangsa ini.
keempat, KPAI bekerjalah seprosional mungkin tanpak harus terlibat dengan perdebatan yang belum jelas status hukumnya.
Quote
 
 
0 #4 cecep 2010-06-26 21:39
apa betul gara2 video aril jumlah kasus pemerkosaan meningkat, mari kita lihat secara bijaksana apa sebelum mencuatnya video porno aril di internet, tidak ada video porno yang lain?
Quote
 
 
0 #3 Susilo Pakdemu 2010-06-25 19:17
mbak.. sebelum beredarnya ariel luna pun udah banyak tingkat pemerkosaan ..
kalo menurut saya .. pemerkosaan lebih dikarenakan tingkat pendidikan n ekonomi nya saya.. truss siapa lg yg mao disalahkan?? Pemerintah juga kan??
udahlah gag usah salah menyalahkan org .. introspeksi dan ngadem ayemi aja ..
jangan kaya org gag ada kerjaan .. yang bisa nya nyalahin org ..

silahkan buka sebagai referensi pembenahan diri Indonesia..

http://us.detiknews.com/commentpaging/2010/06/24/185842/1385959/10/1/kpai-33-anak-diperkosa-gara-gara-video-porno-ariel

wassalaaam ..
Quote
 
 
0 #2 Ari Gautama 2010-06-25 16:45
Apakah sudah ada penelitian mengenai ini atau cuma hanya menghubung-hubungkan dua kejadian yang mungkin tidak ada hubungannya. Jangan sampai hanya mencari kambing hitam.
Quote
 
 
0 #1 Sures 2010-06-25 13:31
Selamat Siang...

Rasa-rasanya terlalu dini dan kurang berdasar kalau pemerkosaan terhadap 33 anak tersebut dikarenakan Video Porno Ariel. Dari dulu sebelum adanya video Ariel juga sudah banyak terdapat pemerkosaan dan pelecehan seksual di masyarakat. Masalah utama sebenarnya disini "ketidakmampuan" Kementrian Komunikasi dan Informasi menghambat peredaran video porno di dalam dunia maya, seharusnya Kemeninfo punya strategi untuk itu, bukan ribut membuat aturan-aturan. Dan Kementrian agama serta tokoh-tokoh agama / Lembaga Agama punya tanggungjawab besar terhadap kondisi ini, jangan semua pihak "cuci tangan" dengan menyalahkan Video mesum "Ariel" seolah-olah semua karena itu video itu.
Namun kasus Video seperti ini kita harapkan jangan terulang kembali, dan siapaun yang membuat Video seperti ini perlu mendapat siraman rohani agar sadar dengan perbuatannya...

Salam Sures_
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh