KPAI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov DKI

Publikasi - Berita KPAI

AddthisAddthis

hadi supeno, ketua kpaihadi supeno, ketua kpaiJAKARTA--MI: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menuntut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo peduli terhadap anak-anak korban kerusuhan berdarah di Tanjung Priok, Rabu (14/4). KPAI menambahkan, telah terjadi dugaan pelanggaran HAM saat Satpol PP menyerbu makam Mbah Priuk.

"KPAI mendesak Gubernur DKI Fauzi Bowo peduli dengan nasib anak-anak korban kekerasan Tanjung Priok. Gubernur harus menyedikan data yang otentik salah satunya mengenai jumlah korban untuk memudahkan penanganan," kata Ketua KPAI Hadi Supeno saat dihubungi Media Indonesia, MInggu (18/4).

Ia menambahkan, Pemprov DKI jangan hanya mementingkan korban yang jatuh dari sisi Satpol PP. Korban anak-anak juga harus diperhatikan dan diberikan kompensasi.

"Pemprov DKI harus memberikan kompensasi hingga anak-anak yang menjadi korban itu terpenuhi hak kesehatan dan pendidikanya. Pemprov juga wajib bertanggung jawab jika anak-anak korban kerusuhan mengalami cacat," ujar Hadi.

 

Tidak hanya yang mengalami korban fisik, pemprov juga diminta melakukan rehabilitasi atas trauma yang dialami anak-anak korban kerusuhan. "Terakhir, KPAI mendesak agar Satpol PP yang menjadi pelaku tindak kekerasan terhadap anak-anak diberikan sanksi hukum," cetusnya. (Nav/OL-7)

Sumber: Media Indonesia Online

Add comment


Security code
Refresh