Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Logo KPAI
    • Profil Pimpinan dan Anggota KPAI
    • Struktur Organisasi
  • Publikasi
    • Semua
    • Siaran Pers
    • Berita KPAI
    • Artikel
    • Suara Kita
    • Tinjauan
    • Aksi
    • Buku
    • Video
    • Foto Galeri
    • infografis
    Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

    Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

    KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

    KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

    KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

    KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

    KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

    KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

    Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

    Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

    KPAI Tegaskan Praktik Bullying di Sekolah Tidak Boleh Diabaikan Menyusul Penghentian Penyelidikan Kasus di SMPN Kota Tangerang Selatan

    KPAI Tegaskan Praktik Bullying di Sekolah Tidak Boleh Diabaikan Menyusul Penghentian Penyelidikan Kasus di SMPN Kota Tangerang Selatan

    KPAI: Anak Korban Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru Jakarta Perlu Pendampingan Psikologis 

    KPAI Hadiri Audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri, Dorong Penguatan Perlindungan Anak dalam Penegakan Hukum

    Pemutaran Film Dokumenter “Ini Bukan Rumah” Soroti Realitas Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur

    Pemutaran Film Dokumenter “Ini Bukan Rumah” Soroti Realitas Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur

    KPAI Terima Audiensi Yayasan Karuna, Bahas Isu Adopsi hingga TPPO 

    KPAI Terima Audiensi Yayasan Karuna, Bahas Isu Adopsi hingga TPPO 

    Komisi XIII DPR RI Dukung Penguatan Perlindungan Anak dan Penegakan Hukum pada Kasus Bekasi & Surabaya

    Komisi XIII DPR RI Dukung Penguatan Perlindungan Anak dan Penegakan Hukum pada Kasus Bekasi & Surabaya

    Anugerah KPAI 2025: Mengapresiasi Komitmen Bangsa dalam Melindungi Anak Indonesia

    Anugerah KPAI 2025: Mengapresiasi Komitmen Bangsa dalam Melindungi Anak Indonesia

    KPAI Awasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

    KPAI Awasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

  • Informasi Publik
    • Semua
    • Pengumuman
    • PPID
    • Laporan Tahunan
    • Renstra
    • LAKIP
    • Indikator Kinerja Utama
    • Perjanjian Kinerja
    • Magang
    • Himbauan
    Kajian Suara Anak: Mengedepankan Perspekstif Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Kajian Suara Anak: Mengedepankan Perspekstif Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

    KPAI Desiminasikan Pedoman Pengawasan untuk Perkuat Sistem Perlindungan Anak

    Pedoman Pengawasan KPAI Tahun 2025: Wujud Penguatan Sistem Perlindungan Anak yang Terukur dan Berkelanjutan

    PEDOMAN KEMITRAAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Penyelenggaraan Pemenuhan dan Perlindungan Anak di Indonesia

    PEDOMAN KEMITRAAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Penyelenggaraan Pemenuhan dan Perlindungan Anak di Indonesia

    KERTAS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG DISABILITAS

    KERTAS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG DISABILITAS

    LAPORAN TAHUNAN KPAI, JALAN TERJAL PERLINDUNGAN ANAK :  ANCAMAN SERIUS GENERASI EMAS INDONESIA

    LAPORAN TAHUNAN KPAI, JALAN TERJAL PERLINDUNGAN ANAK : ANCAMAN SERIUS GENERASI EMAS INDONESIA

    PENGUMUMAN RESMI PERUBAHAN JAM LAYANAN PENGADUAN LANGSUNG

    PENGUMUMAN RESMI PERUBAHAN JAM LAYANAN PENGADUAN LANGSUNG

    Kertas Kebijakan SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK : Anak Berhadapan Hukum adalah Korban

    Kertas Kebijakan SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK : Anak Berhadapan Hukum adalah Korban

    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    MAKLUMAT PELAYANAN

    MAKLUMAT PELAYANAN

  • Data
    • Data Perlindungan Anak
    • Regulasi
  • Layanan Publik
    • Pengaduan Online
    • KPAD
    • Layanan Persuratan
    • PPID
  • Hubungi Kami
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil pencarian
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Logo KPAI
    • Profil Pimpinan dan Anggota KPAI
    • Struktur Organisasi
  • Publikasi
    • Semua
    • Siaran Pers
    • Berita KPAI
    • Artikel
    • Suara Kita
    • Tinjauan
    • Aksi
    • Buku
    • Video
    • Foto Galeri
    • infografis
    Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

    Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

    KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

    KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

    KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

    KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

    KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

    KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

    Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

    Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

    KPAI Tegaskan Praktik Bullying di Sekolah Tidak Boleh Diabaikan Menyusul Penghentian Penyelidikan Kasus di SMPN Kota Tangerang Selatan

    KPAI Tegaskan Praktik Bullying di Sekolah Tidak Boleh Diabaikan Menyusul Penghentian Penyelidikan Kasus di SMPN Kota Tangerang Selatan

    KPAI: Anak Korban Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru Jakarta Perlu Pendampingan Psikologis 

    KPAI Hadiri Audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri, Dorong Penguatan Perlindungan Anak dalam Penegakan Hukum

    Pemutaran Film Dokumenter “Ini Bukan Rumah” Soroti Realitas Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur

    Pemutaran Film Dokumenter “Ini Bukan Rumah” Soroti Realitas Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur

    KPAI Terima Audiensi Yayasan Karuna, Bahas Isu Adopsi hingga TPPO 

    KPAI Terima Audiensi Yayasan Karuna, Bahas Isu Adopsi hingga TPPO 

    Komisi XIII DPR RI Dukung Penguatan Perlindungan Anak dan Penegakan Hukum pada Kasus Bekasi & Surabaya

    Komisi XIII DPR RI Dukung Penguatan Perlindungan Anak dan Penegakan Hukum pada Kasus Bekasi & Surabaya

    Anugerah KPAI 2025: Mengapresiasi Komitmen Bangsa dalam Melindungi Anak Indonesia

    Anugerah KPAI 2025: Mengapresiasi Komitmen Bangsa dalam Melindungi Anak Indonesia

    KPAI Awasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

    KPAI Awasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

  • Informasi Publik
    • Semua
    • Pengumuman
    • PPID
    • Laporan Tahunan
    • Renstra
    • LAKIP
    • Indikator Kinerja Utama
    • Perjanjian Kinerja
    • Magang
    • Himbauan
    Kajian Suara Anak: Mengedepankan Perspekstif Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Kajian Suara Anak: Mengedepankan Perspekstif Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

    KPAI Desiminasikan Pedoman Pengawasan untuk Perkuat Sistem Perlindungan Anak

    Pedoman Pengawasan KPAI Tahun 2025: Wujud Penguatan Sistem Perlindungan Anak yang Terukur dan Berkelanjutan

    PEDOMAN KEMITRAAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Penyelenggaraan Pemenuhan dan Perlindungan Anak di Indonesia

    PEDOMAN KEMITRAAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Penyelenggaraan Pemenuhan dan Perlindungan Anak di Indonesia

    KERTAS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG DISABILITAS

    KERTAS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG DISABILITAS

    LAPORAN TAHUNAN KPAI, JALAN TERJAL PERLINDUNGAN ANAK :  ANCAMAN SERIUS GENERASI EMAS INDONESIA

    LAPORAN TAHUNAN KPAI, JALAN TERJAL PERLINDUNGAN ANAK : ANCAMAN SERIUS GENERASI EMAS INDONESIA

    PENGUMUMAN RESMI PERUBAHAN JAM LAYANAN PENGADUAN LANGSUNG

    PENGUMUMAN RESMI PERUBAHAN JAM LAYANAN PENGADUAN LANGSUNG

    Kertas Kebijakan SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK : Anak Berhadapan Hukum adalah Korban

    Kertas Kebijakan SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK : Anak Berhadapan Hukum adalah Korban

    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    MAKLUMAT PELAYANAN

    MAKLUMAT PELAYANAN

  • Data
    • Data Perlindungan Anak
    • Regulasi
  • Layanan Publik
    • Pengaduan Online
    • KPAD
    • Layanan Persuratan
    • PPID
  • Hubungi Kami
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil pencarian
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil pencarian

KPAI dan DPR RI Dorong RUU Kesehatan Lebih Perspektif Anak

Ditayangkan oleh Admin KPAI
8 Juni 2023
di Publikasi, Berita KPAI, Siaran Pers
4 min read
0
KPAI dan DPR RI Dorong RUU Kesehatan Lebih Perspektif Anak

Doc: Humas KPAI

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Email

Jakarta, – Kebijakan perlindungan anak mengamanatkan tugas mulia negara dalam mengintervensi anak sejak dalam kandungan. Untuk itu, perlu diupayakan prasyarat bagi Rancangan Undang Undang (RUU) Kesehatan dalam pemenuhan hak kesehatan anak agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pokja Analisis Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak dalam RUU Kesehatan bertemu dengan Komisi IX DPR RI pada, Rabu (07/06/2023) untuk menyerahkan Kertas Kebijakan penyusunan RUU Kesehatan dengan metode Omnibus Law yang akan menyatukan beberapa kebijakan terkait isu kesehatan diserahkan sebagai bentuk upaya kita dalam melakukan pencegahan secara sistemik.

Doc: Humas KPAI

Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena beserta jajaran. Sementara itu hadir Koordinator Pokja Analisis Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak dalam RUU Kesehatan Jasra Putra didampingi Anggota POKJA.

Jasra Putra menyampaikan bahwa Pokja telah menyelesaikan agenda FGD sebanyak 3 kali. Pada, (11/05/2023) membahas tentang identifikasi permasalahan hak kesehatan dasar anak, dilanjutkan pada, (25/05/2023) membahas kebijakan dan politik anggaran, dan FGD ketiga pada, (06/06/2023) membahas pengendalian zat adiktif yang dalam prosesnya melibatkan Kementerian dan Lembaga, CSO, NGO dan komunitas.

Berbagai isu krusial kesehatan anak saat ini yang menjadi perhatian antara lain: Prevalensi Stunting masih tinggi menurut Data Kemenkes sejumlah 24,4%; fenomena konsumsi rumah tangga yang memilih rokok hal tentu berdampak panjang pada kondisi kesehatan anak dan anggota keluarga; tingkat kasus kematian anak masih tinggi di periode neonatal (pasca lahir 0-28 hari) disebabkan seperti pneumonia dan diare yang dapat dicegah melalui imunisasi; gizi buruk; fenomena 326 anak kasus gagal ginjal, sejumlah 204 anak meninggal dan lainnya dalam pengobatan lanjut.

Banyak hal yang menyebabkan perlambatan tumbuh kembang anak, pemahaman dan tingkat emosional yang dapat di intervensi diberbagai program pemenuhan hak anak. Mengingat masih banyaknya hal yang belum menyentuh hak-hak kesehatan anak untuk memperoleh layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau, inklusif, tidak diskriminasi serta ramah anak, ungkap Jasra Putra.

Sementara itu Anggota Pokja German E. Anggent, M.Comm.Dev yang juga sebagai direktur ELKAPE menyampaikan bahwa beberapa kasus yang menjadi fokus adalah Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Penyandang Disabilitas yang membutuhkan tahapan, pertama bagaimana mendeteksi sejak awal hingga berusia 1 tahun, mengetahui sejauh mana potensi anak tersebut memiliki kebutuhan khusus. Tahapan kedua adalah intervensi dini, dalam bentuk rehabilitasi dan paliatif. Kedua akses tersebut dalam RUU disebut dengan skrinning, makanya penting arti skrining disini harus diperluas manfaat akses dan informasi layanan.

KPAI memberi apresiasi terkait masuknya kebijakan skrining dan visum yang menjadi pintu masuk tumbuh kembang anak ke depan. Skrining dimulai dari ibu merencakan kehamilan, saat mengandung, dan saat melahirkan. Visum menjadi penting yang berdampak pada pemulihan secara keseluruhan anak sehingga dapat diperluas sesuai kebutuhan anak menjadi lembaran penjelasan nantinya dalam RUU ini, tambah Jasra.

Berikut beberapa masukan Pokja Analisis Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak dalam RUU Kesehatan tentang Rancangan Undang Undang Kesehatan:

  1. Materi RUU Kesehatan agar dapat menyentuh hak-hak kesehatan anak untuk memperoleh layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau, inklusif, tidak diskriminasi, serta ramah anak;
  2. Meningkatkan sasaran transformasi sistem kesehatan dengan memperhatikan fakta-fakta empiris di masyarakat terkait kondisi kesehatan anak yang memerlukan keseriusan negara agar terarah pada optimalisasi layanan kesehatan untuk menekan tingginya angka kematian neonatal dan stunting;
  3. Pemenuhan hak dasar atas layanan kesehatan masyarakat agar memperhatikan tindakan afirmatif sebagai upaya menjawab tantangan pemenuhan hak dan perlindungan bagi anak, anak berkebutuhan khusus, serta anak penyandang disabilitas. Hal ini dalam rangka meningkatkan derajat optimal kesehatan, tumbuh kembang, dan produktifitas anak. Karena itu, RUU Kesehatan agar dapat memberikan perhatian pada hal-hal sebagai berikut:
  1. Mendorong upaya preventif, kuratif, promotif, dan rehabilitatif bagi kesehatan anak sejak dalam kandungan, serta khususnya bagi anak berkebutuhan khusus dan anak penyandang disabilitas;
  2. Perlindungan dari kasus-kasus malpraktik medis pada anak dalam memperoleh akses layanan kesehatan;
  3. Menetapkan subyek hukum pada kasus-kasus kekerasan fisik, emosional, maupun seksual pada anak. Termasuk dalam hal ini adanya jaminan pembiayaan visum dalam, sebagai bentuk advokasi perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan sehingga mempermudah dan mempercepat proses penyelidikan hukum;
  4. KPAI juga melihat masih adanya permasalahan krusial dalam perspektif perlindungan anak di bidang kesehatan, seperti penetapan kondisi luar biasa (KLB) dan kompensasi negara pada kejadian-kejadian yang merugikan kesehatan dan berdampak permanen pada anak. Contoh kasus yang mengemuka dalam hal ini adalah kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang dialami oleh lebih dari 326 anak, dimana 204 diantaranya meninggal dunia.

4. Adanya kebutuhan akan jaminan pembiayaan kesehatan bagi anak, anak berkebutuhan khusus, dan anak penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Jaminan pembiayaan kesehatan dimaksud termasuk pada penanganan kasus penyakit katastropik pada anak akibat penyakit genetik berat, disabilitas bawaan, kanker, dan penyakit kelainan khusus lainnya;
5. Pengembangan kapasitas unit pendidikan untuk mewujudkan pendidikan inklusi yang ramah anak, khususnya bagi pemenuhan hak kesehatan anak berkebutuhan khusus dan anak penyandang disabilitas;
6. Isu perlindungan anak dari zat-zat adiktif, dimana didalamnya termasuk pengaturan terhadap iklan, promosi, dan sponsor rokok;

Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan mungkin kalau Pokja RUU Kesehatan KPAI datang lebih awal, mungkin bisa mengantisipasi banyak pasal. Karena untuk Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kesehatan sudah memasuki ujung atau sudah di serahkan ke Tim Perumus atau Timus. Tapi bagaimanapun juga bahan dari KPAI penting bagi kami, guna Timus merapihkan substansi, narasi, diksi, kata dan kalimat. Nanti terkait perspektif anak yang diberikan KPAI ini akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Terkait dengan pelaporan banyaknya problem kesehatan anak tahun 2022, seperti yang disampaikan tadi seperti stunting, gizi buruk, gagal ginjal dan lain lain. Saya kira bagus juga menjadi catatan kami untuk mengingatkan Kementerian Kesehatan agar Undang-Undang ini lebih berperspektif anak dan lebih kuat. Sebenarnya kami di DPR juga nelongso, melihat penanganan korban gagal ginjal akut pada anak, lanjutnya.

Sejalan dengan itu, RUU Kesehatan yang baru jika ada kejadian semacam ini maka Negara harus hadir. Pada kasus gagal ginjal anak, swasta mestinya ganti rugi sementara saat ini belum ada mekanismenya untuk itu kita dorong ada semacam ganti rugi atau kompensasi dari Negara.

Lebih lanjut Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa sudah membaca masukan DIM dan kertas kebijakan, serta surat permohonan audiensi KPAI, saya lihat ada FGD 3 kali yang di selenggarakan dengan menjaring masukan berbagai pihak, terkait kepentingan terbaik anak di RUU Kesehatan yang memotret identifikasi masalah kesehatan anak, kebijakan dan politik anggaran.

Nah saya kira 3 point diskusi ini dari KPAI serta masukan DIM yang diserahkan ini, mudah mudahan masih bisa kita sisipkan. Kemudian, dalam peristiwa Kejadian Luar Biasa isu kesehatan, yang menjadi korban paling besar adalah perempuan dan anak. Itu yang kemarin kami sempat bahas di dewan. Bagaimana melindungi kelompok-kelompok rentan dalam KLB agar mendapatkan atensi khusus. Kalau tidak dibatang tubuh ya di penjelasan, tutup Emanuel Melkiades Laka Lena. (Sd/Ed:Kn/Dr)

Humas KPAI – 081380890405

Sebelumnya

SURVEY HASIL PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS (ZI) PADA SATUAN KERJA KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TAHUN 2023

Berikutnya

Pengawasan KPAI Masih Jumpai Kekerasan Terhadap PRT Anak

TERKAIT

Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

19 Januari 2026
15
KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

15 Januari 2026
162
KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

15 Januari 2026
207
KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

13 Januari 2026
39
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
  • TRENDING
  • TANGGAPAN
  • TERKINI
POTRET KESENJANGAN PERLINDUNGAN ANAK DARI REGULASI HINGGA IMPLEMENTASI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

1 November 2014
Anak Pekerja yang Di-PHK akibat Terdampak Covid-19 Kian Rentan, KPAI Bentuk Pokja Khusus

Sejumlah Kasus Bullying Sudah Warnai Catatan Masalah Anak di Awal 2020, Begini Kata Komisioner KPAI

10 Februari 2020
Undang – Undang (UU) RI No.9 Tahun 2012 Tentang Anak

Undang – Undang (UU) RI No.11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak

12 September 2013
Focus Group Discusion (Partisipasi Anak Indonesia Bicara Kekerasan di Sekolah)

Hukuman Cukur Rambut Siswa Tak Pantas

4 Januari 2016
SEKOLAH RAMAH ANAK  BAGIAN KOMITMEN MEMBANGUN DUNIA RAMAH ANAK

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA DI SEKOLAH DAN SOLUSINYA

18 Juni 2014
Terima Award SSSG, Ketua KPAI: Ini Dedikasi untuk Perlindungan Anak

KPAI: Lihat Kekerasan pada Anak, Lapor!

134
KOMISIONER KPAI : Susanto, MA

KPAI : Siapa Penyebar Video Kekerasan SD Bukittinggi?

60

Kondisi Bocah Iqbal Saputra Kritis

39
POTRET KESENJANGAN PERLINDUNGAN ANAK DARI REGULASI HINGGA IMPLEMENTASI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

26

PENGUMUMAN PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS TES SELEKSI CALON ANGGOTA KPAI PERIODE TAHUN 2017-2022

24
Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

19 Januari 2026
KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

15 Januari 2026
KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

15 Januari 2026
KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

13 Januari 2026
Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

12 Januari 2026

BERITA LAINNYA

Awal 2026, KPAI Pimpin Konsultasi Anak untuk Perkuat Hak Sipil dan Partisipasi di Ruang Digital

KPAI Paparkan Laporan Akhir Tahun 2025: Potret Tantangan dan Penguatan Perlindungan Anak di Indonesia

KPAI Soroti Praktik Child Grooming yang Kerap Luput Terdeteksi, Tekankan Edukasi dan Penguatan Layanan Perlindungan Anak

KPAI Dorong Penguatan Pengasuhan dan Layanan Kesehatan Mental Anak Pasca Kasus Medan

Pulihkan Anak, Bangkitkan Masa Depan: KPAI Dorong Pemulihan Anak Terdampak Bencana Wilayah Sumatera

KPAI Tegaskan Praktik Bullying di Sekolah Tidak Boleh Diabaikan Menyusul Penghentian Penyelidikan Kasus di SMPN Kota Tangerang Selatan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Komisi Perlindungan Anak Indonesia

Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia

Telepon:
(+62) 021 31901446, 021 31900659

Pengaduan:
(+62) 021 31901556

Fax:
(+62) 021 3900833

Email:
info@kpai.go.id
humas@kpai.go.id
pengaduan@kpai.go.id

©2020. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil pencarian
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Logo KPAI
    • Profil Pimpinan dan Anggota KPAI
    • Struktur Organisasi
  • Publikasi
  • Informasi Publik
  • Data
    • Data Perlindungan Anak
    • Regulasi
  • Layanan Publik
    • Pengaduan Online
    • KPAD
    • Layanan Persuratan
    • PPID
  • Hubungi Kami

© 2019 KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI)

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Berpartisipai melalui Tanggapanx
()
x
| Balas