Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Logo KPAI
    • Komisioner
    • Struktur Organisasi
  • Publikasi
    • All
    • Aksi
    • Artikel
    • Berita KPAI
    • Buku
    • Foto Galeri
    • infografis
    • Siaran Pers
    • Suara Kita
    • Tinjauan
    • Video
    KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

    KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

    Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

    Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

    KPAI TERIMA LAPORAN PENGADUAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK MHS (LK,15) DI KABUPATEN DELI SERDANG, MEDAN 

    Waspada Familicide dan Filicide di Akhir dan Awal Tahun

    Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

    Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

    Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

    Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

    KPAI: PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL HARUS MENDAPAT PERHATIAN SERIUS

    KPAI: PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL HARUS MENDAPAT PERHATIAN SERIUS

    SIARAN PERS – Kasus Kekerasan Seksual di Lombok dengan Pelaku Penyandang Disabilitas

    SIARAN PERS – Kasus Kekerasan Seksual di Lombok dengan Pelaku Penyandang Disabilitas

    KPAI Audiensi dengan Menteri PPN/Bappenas: Penguatan Kelembagaan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak Jadi Prioritas

    KPAI Audiensi dengan Menteri PPN/Bappenas: Penguatan Kelembagaan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak Jadi Prioritas

    Sikap KPAI Terhadap Pelanggaran Hak Anak Jamaah Ahmadiyah Indonesia

    Sikap KPAI Terhadap Pelanggaran Hak Anak Jamaah Ahmadiyah Indonesia

    KPAI Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Sanksi untuk Daycare, Usai Kasus Kekerasan Balita di Depok

    KPAI Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Sanksi untuk Daycare, Usai Kasus Kekerasan Balita di Depok

    Anak Korban Kekerasan Di Semarang Harus Segera Mendapatkan Pemenuhan Hak dengan Cepat

    Anak Korban Kekerasan Di Semarang Harus Segera Mendapatkan Pemenuhan Hak dengan Cepat

    Kasus Pidana Anak di Cilandak, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Pengasuhan yang Baik

    Kasus Pidana Anak di Cilandak, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Pengasuhan yang Baik

  • Informasi Publik
    • All
    • Himbauan
    • Indikator Kinerja Utama
    • LAKIP
    • Laporan Tahunan
    • Magang
    • Pengumuman
    • Perjanjian Kinerja
    • Renstra
    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    MAKLUMAT PELAYANAN

    MAKLUMAT PELAYANAN

    Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) KPAI 2023

    STOP BULLYING DI SATUAN PENDIDIKAN

    STOP BULLYING DI SATUAN PENDIDIKAN

    Optimalisasi Peran Tri Pusat Pendidikan untuk Akhiri Kekerasan Pada Anak

    Optimalisasi Peran Tri Pusat Pendidikan untuk Akhiri Kekerasan Pada Anak

    Siaran Pers Kerjasama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP) Tentang Temuan-temuan dan Rekomendasi-rekomendasi Sementara DKU wilayah Tengah

    Siaran Pers Kerjasama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP) Tentang Temuan-temuan dan Rekomendasi-rekomendasi Sementara DKU wilayah Tengah

    SIARAN PERS REFLEKSI SATU TAHUN KANJURUHAN

    SIARAN PERS REFLEKSI SATU TAHUN KANJURUHAN

    Rencana Strategis KPAI Tahun 2020-2024

    Rencana Strategis KPAI Tahun 2020-2024

    SURVEY HASIL PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS (ZI) PADA SATUAN KERJA KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TAHUN 2023

    SURVEY HASIL PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS (ZI) PADA SATUAN KERJA KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TAHUN 2023

  • Data
    • Data Perlindungan Anak
    • Regulasi
  • Layanan Publik
    • Pengaduan Online
    • KPAD
    • Layanan Persuratan
    • PPID
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Logo KPAI
    • Komisioner
    • Struktur Organisasi
  • Publikasi
    • All
    • Aksi
    • Artikel
    • Berita KPAI
    • Buku
    • Foto Galeri
    • infografis
    • Siaran Pers
    • Suara Kita
    • Tinjauan
    • Video
    KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

    KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

    Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

    Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

    KPAI TERIMA LAPORAN PENGADUAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK MHS (LK,15) DI KABUPATEN DELI SERDANG, MEDAN 

    Waspada Familicide dan Filicide di Akhir dan Awal Tahun

    Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

    Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

    Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

    Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

    KPAI: PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL HARUS MENDAPAT PERHATIAN SERIUS

    KPAI: PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL HARUS MENDAPAT PERHATIAN SERIUS

    SIARAN PERS – Kasus Kekerasan Seksual di Lombok dengan Pelaku Penyandang Disabilitas

    SIARAN PERS – Kasus Kekerasan Seksual di Lombok dengan Pelaku Penyandang Disabilitas

    KPAI Audiensi dengan Menteri PPN/Bappenas: Penguatan Kelembagaan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak Jadi Prioritas

    KPAI Audiensi dengan Menteri PPN/Bappenas: Penguatan Kelembagaan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak Jadi Prioritas

    Sikap KPAI Terhadap Pelanggaran Hak Anak Jamaah Ahmadiyah Indonesia

    Sikap KPAI Terhadap Pelanggaran Hak Anak Jamaah Ahmadiyah Indonesia

    KPAI Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Sanksi untuk Daycare, Usai Kasus Kekerasan Balita di Depok

    KPAI Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Sanksi untuk Daycare, Usai Kasus Kekerasan Balita di Depok

    Anak Korban Kekerasan Di Semarang Harus Segera Mendapatkan Pemenuhan Hak dengan Cepat

    Anak Korban Kekerasan Di Semarang Harus Segera Mendapatkan Pemenuhan Hak dengan Cepat

    Kasus Pidana Anak di Cilandak, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Pengasuhan yang Baik

    Kasus Pidana Anak di Cilandak, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Pengasuhan yang Baik

  • Informasi Publik
    • All
    • Himbauan
    • Indikator Kinerja Utama
    • LAKIP
    • Laporan Tahunan
    • Magang
    • Pengumuman
    • Perjanjian Kinerja
    • Renstra
    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK DI INDONESIS 2024

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    POLICY BRIEF RESTITUSI PEMENUHAN HAK RESTITUSI UNTUK ANAK KORBAN PIDANA

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    KOMITMEN BERSAMA EFEKTIFITAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSPLOITASI DAN TPPO KEPULAUAN RIAU

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    Laporan Akhir Tahun KPAI 2023

    MAKLUMAT PELAYANAN

    MAKLUMAT PELAYANAN

    Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) KPAI 2023

    STOP BULLYING DI SATUAN PENDIDIKAN

    STOP BULLYING DI SATUAN PENDIDIKAN

    Optimalisasi Peran Tri Pusat Pendidikan untuk Akhiri Kekerasan Pada Anak

    Optimalisasi Peran Tri Pusat Pendidikan untuk Akhiri Kekerasan Pada Anak

    Siaran Pers Kerjasama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP) Tentang Temuan-temuan dan Rekomendasi-rekomendasi Sementara DKU wilayah Tengah

    Siaran Pers Kerjasama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP) Tentang Temuan-temuan dan Rekomendasi-rekomendasi Sementara DKU wilayah Tengah

    SIARAN PERS REFLEKSI SATU TAHUN KANJURUHAN

    SIARAN PERS REFLEKSI SATU TAHUN KANJURUHAN

    Rencana Strategis KPAI Tahun 2020-2024

    Rencana Strategis KPAI Tahun 2020-2024

    SURVEY HASIL PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS (ZI) PADA SATUAN KERJA KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TAHUN 2023

    SURVEY HASIL PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS (ZI) PADA SATUAN KERJA KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TAHUN 2023

  • Data
    • Data Perlindungan Anak
    • Regulasi
  • Layanan Publik
    • Pengaduan Online
    • KPAD
    • Layanan Persuratan
    • PPID
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
No Result
View All Result

Anak Yang Suka Ganggu Temannya

by Tim KPAI
6 Juni 2013
in Artikel
2 min read
17
Anak Yang Suka Ganggu Temannya

anak2Kali ini SekolahDasar.net akan menuliskan rekapan dari diskusi panjang di halaman facebook SEKOLAH DASAR. Ada sebuah permasalahan yang dialami oleh seorang guru, yaitu Bu Ayuk Yosi, yang mengajar kelas 1 SD memiliki murid suka mengganggu temannya di dalam kelas. Berikut adalah deskripsi kasus yang ditulisnya:

Anakku (kelas 1) suka sekali ganggu temannya,, ya mukul, jambak, nendang, nyubit, nyobekin buku, dan lain-lain. Padahal temannya nggak ada yang salah tidak menganggu dia. Anak itu malas nulis, pensil dipatahin, buku disembunyikan. 🙁
Aku dah bilang ke orang tuanya, dia bialng anaknya baik-baik saja, karena sudah dibawa ke psikiater, hasilnya anaknya normal. Aku sudah bilang ke Kepala Sekolah, Bagaimana cara mengatasinya, tapi nggak ada sosulinya. kadang nggak kuat menghadapi anak 1 ini. Anaknya suka isap-isap jempol, ngomong nggak nyambung, cara berjalan yang ‘aneh’, nggak konsen, tatapan mata liar, dan suka berteman dg orang yg lebih tua darinya (misal kelas 6 atau kakak2 SMA/SMA).

Dugaan penyebabnya:
# Ini anak lagi cari perhatian
# Kurang perhatian orang tua
# Terlalu dibiarkan dari sejak kecil begitu

Solusi:
1. Mencoba mencari akar permasalahan. Pola asuh orang tua, Kehidupannya, Visit ke rumahnya. Dan anak ini punya emosi tidak stabil karena “belajar” dari mamanya yg selalu meledak-ledak ketika marah. Di bawa psikolog dan minta orang tuanya refleksi. Tidak mudah tp berbuah nikmat. Jangan di keluarkan tapi coba bicara dan cari akar masalah.
2. Mungkin perlu diberi sedekit tanggung jawab
3. Selain pendekatan ke pihak keluarga, coba jg melakukan pendekatan langsung ke anak..
4. Guru yang mengajar di kelas 1 mesti guru yang memiliki kesabaran yang ekstra, sifat keibuan dan memahami psikologi anak, coba adakan pendekatan dan di sering diajak komunikasi sambil diarahkan kepada sikap dan perilaku yang baik
5. Kalau sudah melewati batas kewajaran anjurkan siswa tersebut ke sekolah luar biasa.. karna siswa tersebut butuh perhatian khusus, dibimbing secara khusus, untuk klasikal dengan jumlah siswa lebih dari 20 orang kita tidak akan bisa membimbingnya
6. Hasil test kepribadian anak, tatapan mata dia biasa atau ada yang beda dengan temannya? jika ada berarti harus ada penanganan khusus. pengalaman (kebetulan sudah 10 tahun saya mengajar di kelas 1) beberapa anak bermasalah diminta bantuan terapis. orang tua juga dilibatkan.. tidak mudah menyampaikan ke orang tua tetapi lebih baik orang tua menerima anaknya dulu. sebab bukan masalah kesabaran guru.. tetapi masalah jiwa yang mesti dicinta dan dibantu.
7. Kasih sayang yang benar2 kasih sayang dari hati
8. Yang lebih penting yakni do’a. selalu do’akan kebaikan untuknya khususnya dan anak2 yang lain umumnya.

Memang kadang sebagai guru menemui permasalahan yang tidak kita duga sebelumnya, semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran bagi yang lain.
#Teman-teman terima kasih atas sharingnya..
Bravo Guru Indonesia untuk Anak-Anak Bangsa 🙂

Demikian tadi hasil diskusi dari sebuah kasus yang direkap oleh Bu Ayuk Yosi. Masih ada beberapa komentar dan tanggapan dari teman-teman yang lain, diskusi tentang permasalahan anak yang suka mengganggu temannya ini, bisa juga dilihat di sini. Jika Anda punya komentar, atau pendapat bisa dituliskan di kotak komentar di bawah ini.

Tags: Perhatian Anak
Previous Post

Marak Kasus Kekerasan Anak Karena Masyarakat Ibukota Kurang Sosial

Next Post

Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota KPAI Periode 2013 – 2016

Related Posts

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) PERIODE TAHUN 2017 – 2022

26 Oktober 2016
0
Foto Bersama KPAI & Perkumpulan Terapi Bermain Indonesia Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

Foto Bersama KPAI & Perkumpulan Terapi Bermain Indonesia Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

26 Februari 2015
0
Subscribe
Notify of
17 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Leliyana
12 Agustus 2022 12:15 PM

Iya

0
0
Balas
rose
3 September 2017 6:07 PM

Halo,
Ini untuk memberi tahu masyarakat umum bahwa Nyonya Rose Badmus, pemberi pinjaman swasta telah membuka kesempatan finansial bagi siapa pun yang membutuhkan bantuan finansial. Kami memberikan pinjaman kepada perorangan, firma dan perusahaan dengan syarat dan ketentuan yang jelas dan dapat dimengerti hanya dengan suku bunga 2%. hubungi kami hari ini melalui e-mail agar kami dapat memberikan syarat dan ketentuan pinjaman kami di: ([email protected])

0
0
Balas
Obat Penyakit Ginjal
9 November 2016 3:55 PM

Terimakasih banyak atas informasinya. http://obatpenyakitginjal.net/

0
0
Balas
noor zeinah
7 Februari 2015 3:05 PM

mengajar dikelas 1 mmg benar dibutuhkan kesabaran ekstra…utk mengatasi anak yg berprilaku lebih kita hrs benar2 dgn hati tdk mdh mmg..saya kira dgn point2 diatas sdh sgt baik diterapkan..tp yg sering sy lihat..kasus yg terjadi disekolah kdng guru lost kontrol..yg ada cuman pengen menghajar agar ada efek jera….bagaimana dgn sikap anda menanggapi hal ini…

0
0
Balas
Obat Kanker Kelanjar Getah Bening
24 Maret 2014 1:28 PM

izin berkunjung dan selamat menjalankan aktivitasnya

http://goo.gl/hvEduJ

0
0
Balas
Obat Penyakit Ambeien
24 Maret 2014 10:31 AM

info yang sangat menarik gan

http://goo.gl/xtMAvW

0
0
Balas
Obat Penyakit TBC
24 Maret 2014 7:53 AM

terima kasih banyak karena telah berbagi berita yang sangat menarik

http://goo.gl/Oz11Um

0
0
Balas
Obat Penyakit Kelenjar Tiroid
22 Maret 2014 8:09 AM

terima kasih banyak informasinya

0
0
Balas
Jelly Gamat
21 Maret 2014 2:03 PM

ikut nyimak informasinya
http://goo.gl/pP39k1

0
0
Balas
Obat Penyakit Stroke
20 Maret 2014 7:53 AM

terima kasih karena telah berbagi berita yang menarik

http://goo.gl/XxI8Hx

0
0
Balas
Obat Penyakit Asam Urat
19 Maret 2014 8:18 AM

Terima kasih sudah berbagi bertia yang sangat menarik

http://goo.gl/Z685rC

0
0
Balas
obat liver
24 Februari 2014 2:08 PM

terima kasih sudah berbagi berita yang sangat menarik
__________________________________________
http://goo.gl/MGQoFH

0
0
Balas
Nov
15 September 2013 9:58 PM

hal yg sering terjadi, biasanya dianggap wajar, pdhl blm tntu benar atau baik. tindakan ‘mengganggu’ yg dilakukan anak perlu diobservasi secara cermat, apakah ia sedang bercanda namun temannya merasa terganggu ataukah ia memang ‘menikmati’ aktivitas mengganggu teman. dari situ baru dirumuskan tindakan lanjutan termasuk apakah perlu terapi perilaku. patut disayangkan jika psikolog/psikiater tdk mampu mendeteksi gejala tsb. apa mrk bisanya cuma tes IQ doang? anak yg ‘pengganggu’ memang blm tntu mslh di IQ, masalahnya di behaviour

0
0
Balas
Aisyah
Reply to  Nov
13 April 2017 11:01 AM

Dear Ibu/Bpk. Nov Minta solusi nya bu.. saya punya keponakan perempuan usia 10thn (kelas 3SD), Sering diganggu temannya anak laki2.. awalnya menggangu yg biasa/bercanda verbal seperti ledek2an, alat tulis keponakan saya di umpetin sampe pernah si anak diantar ayahnya buat kembaliin kotak pensil keponakan saya&ayahnya minta maaf.. tapi sekarang mengganggudan bercandanya sudah menjurus ke pelecehan seksual (sering pegang2 payudara keponakan saya) keponakan saya sudah datang mens dr usia 8thn jadi sekarang tubuhnya seperti wanita 16thn(kata dokter pengaruh vitamin yg sering dikasih ibunya,yg tujuan awalnya biar si anak pintar) Bagaimana caranya untuk kasih pemahaman ke si anak laki2 ini biar ga… Selengkapnya

0
0
Balas
Nur indah sakilah
14 September 2013 5:29 PM

itu suatu hal yang wajar ditemui ditingkat SD .. apalagi di tingkat kelas rendah, anak tersebut seperti itu karna ingin mendapatkan perhatian lebih,, sebaiknya di cari tau penyebab nya agar dapat mengatasi anak tersbut dengan baik…

0
0
Balas
titik haryati
7 Juli 2013 6:16 PM

barangkali anak tersebut mempunyai hambatan perkembangan sehingga mengalai kesulitan dalam sosialisasi. perlu diketahui latara belakang anak, apakah mengalami hambatan dalam konsentrasi, atau kesulitan dalam perkembangan perhatian.

0
0
Balas
zaed
8 Juni 2013 2:38 PM

kebanyakan anak-anak memang suka menggangu temannya

0
0
Balas
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

20 Desember 2024
Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

19 Desember 2024
KPAI TERIMA LAPORAN PENGADUAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK MHS (LK,15) DI KABUPATEN DELI SERDANG, MEDAN 

Waspada Familicide dan Filicide di Akhir dan Awal Tahun

17 Desember 2024
Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

13 Desember 2024
Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

12 Desember 2024

BERITA LAINNYA

KASUS BAYI DIDUGA TERTUKAR, PARA PIHAK BERSEPAKAT MENUNGGU HASIL TES DNA

Ekshumasi Kasus Bayi Diduga Tertukar Wujud Pemenuhan Hak Dasar Anak 

Waspada Familicide dan Filicide di Akhir dan Awal Tahun

Dugaan Bayi Tertukar, Minimnya Peran Aktif Negara dalam Proses Kelahiran

Sinergi KPAI dan Kementerian Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Anak Indonesia

KPAI: PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL HARUS MENDAPAT PERHATIAN SERIUS

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Komisi Perlindungan Anak Indonesia

Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia

Telepon:
(+62) 021 31901446, 021 31900659

Pengaduan:
(+62) 021 31901556

Fax:
(+62) 021 3900833

Email:
[email protected]
[email protected]
[email protected]

©2020. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Logo KPAI
    • Komisioner
    • Struktur Organisasi
  • Publikasi
  • Informasi Publik
  • Data
    • Data Perlindungan Anak
    • Regulasi
  • Layanan Publik
    • Pengaduan Online
    • KPAD
    • Layanan Persuratan
    • PPID
  • Hubungi Kami

© 2019 KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI)

wpDiscuz
17
0
Berpartisipai melalui Tanggapanx
()
x
| Balas