Jakarta, – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, yang berpulang pada Minggu, 1 Maret 2026, di RSUP Fatmawati setelah menjalani perawatan karena sakit.
Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar KPAI dan bagi upaya perlindungan anak di Indonesia. Dedikasi, komitmen, serta kepemimpinan beliau dalam memperjuangkan pemenuhan dan perlindungan hak anak akan selalu menjadi bagian dari sejarah dan semangat kerja KPAI.
Sebelum menjabat sebagai Ketua, almarhumah merupakan Anggota KPAI periode 2017–2022. Beliau kemudian terpilih kembali sebagai Anggota KPAI periode 2022–2027. Pada Agustus 2025, beliau dipercaya dan terpilih menjadi Ketua KPAI, dan mengemban amanah tersebut hingga akhir hayatnya.
Sepanjang masa pengabdiannya, beliau dikenal sebagai sosok yang konsisten, tegas, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dalam setiap kebijakan pengawasan dan rekomendasi yang dihasilkan KPAI. Di bawah kepemimpinannya, KPAI terus memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong sistem perlindungan anak yang lebih responsif dan berkeadilan.
Almarhumah juga aktif sebagai Ketua Umum PP Fatayat Nahdlatul Ulama, menunjukkan kiprah beliau yang luas dalam gerakan perempuan dan advokasi hak anak dan perempuan di tingkat nasional
KPAI mendoakan semoga almarhumah diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala khilafnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Pengabdian beliau bagi anak-anak Indonesia akan terus menjadi inspirasi dalam melanjutkan kerja-kerja perlindungan anak ke depan. (Ed:Kn)
