“Karena diakui atau tidak oleh para pihak-pihak yang tidak setuju, yang pasti kami punya fakta dan data akibat pornografi anak-anak jatuh korban. Yang pertama, korban ketergantungan. Kedua, korban menjadi pelaku yang dipicu oleh materi pornografi karena banyak anak-anak yang menjadi korban perkosaan. Orang boleh tidak percaya karena video pornografi, banyak korban perkosaan. Tapi silakan tinjau ke lapangan. Akibat nonton video itu telah memicu, memacu, ada itu yang saya sampaikan tidak ke penyidik. Masalah hukum kami serahkan ke penyidik, tapi masalah data dan fakta tadi juga harus dipertimbangkan. Maka polisi harus memproses kasus pornografi sampai selesai,” ujar Hadi saat ditemui sesuai mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (7/7) sore.
KPAI: Tak Butuh Ahli Untuk Melihat Kebenaran Pelaku Video Mesum
-
by Tim KPAI
- Categories: Video
- Tags: Pelecehan AnakPemerkosaan Anak
INFO TERKAIT
KPAI Dorong Media Terapkan Pemberitaan Ramah Anak, Lindungi Identitas dan Martabat Anak di Ruang Digital
Ditayangkan oleh Humas KPAI 30 April 2026
Penguatan Tata Kelola Daycare: KPAI Dorong Sistem Terintegrasi Berbasis Perlindungan Anak
Ditayangkan oleh Humas KPAI 30 April 2026
Policy Brief: Penguatan Pemberitaan Ramah Anak dan Inklusif dalam Perlindungan Hak Anak di Indonesia
Ditayangkan oleh Humas KPAI 30 April 2026
KPAI Lakukan Pengawasan Kasus Anak (16) Meninggal Dunia Akibat Dugaan Pengeroyokan di Bantul
Ditayangkan oleh Humas KPAI 27 April 2026